Pertandingan Hasil Getafe Vs Partizan berakhir dengan kemenangan meyakinkan 3-1 untuk Getafe pada leg pertama playoff UEFA Conference League 2026/2027, Kamis 20 Agustus 2026 di Coliseum, Spanyol. Enes Ünal membuka keunggulan pada menit ke-9, sebelum Demba Seck menyamakan kedudukan menjelang turun minum. Getafe kemudian harus bermain dengan 10 pemain setelah Abdel Abqar menerima kartu kuning kedua pada menit ke-68, tetapi tuan rumah justru mampu mencetak dua gol pada menit-menit akhir melalui Andrés García dan Johan Mojica.
Kemenangan tersebut menjadi modal sangat penting menjelang leg kedua di Belgrade. Bagi penggemar yang mengikuti perkembangan pertandingan melalui Folaplaybet, hasil pertandingan Getafe melawan Partizan terbaru memperlihatkan mentalitas kuat pasukan José Bordalás. Bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit tidak membuat Getafe sekadar mempertahankan skor 1-1. Mereka tetap mencari kesempatan menyerang dan akhirnya membawa keunggulan dua gol menuju pertandingan kedua.
Hasil Getafe Vs Partizan Berakhir 3-1
Getafe langsung menunjukkan intensitas tinggi pada awal pertandingan. Bermain di hadapan pendukung sendiri membuat klub asal Madrid tersebut berusaha mendapatkan gol secepat mungkin.
Tekanan itu menghasilkan gol pada menit kesembilan.
Johan Mojica mengirimkan umpan dari sisi lapangan yang berhasil diselesaikan Enes Ünal melalui penyelesaian first-time. Gol tersebut membuat Getafe memimpin 1-0.
Enes Ünal sendiri baru kembali memperkuat Getafe. Gol ke gawang Partizan terasa spesial karena tercipta dalam penampilan keduanya sejak kembali bergabung dengan klub.
Enes Ünal Langsung Berikan Ancaman
Sebelum mencetak gol, Ünal bahkan sudah memberikan peringatan kepada pertahanan Partizan.
Penyerang asal Turki tersebut sempat melepaskan tembakan yang mengenai tiang dalam sebuah rangkaian serangan, meski permainan kemudian dinyatakan offside. Tidak lama setelah itu, ia benar-benar mencetak gol lewat umpan Mojica.
Gol cepat membuat Getafe semakin percaya diri.
Martin Satriano dan Ramón Terrats juga mempunyai kesempatan untuk memperbesar keunggulan. Namun, Partizan mampu bertahan dan menjaga selisih tetap satu gol.
Kegagalan Getafe menambah gol kemudian harus dibayar ketika pertandingan mendekati akhir babak pertama.
Demba Seck Samakan Kedudukan
Partizan tidak menyerah meski berada dalam tekanan.
Pada menit ke-43, Demba Seck berhasil mencetak gol yang membuat kedudukan kembali imbang. Partizan memanfaatkan kelengahan pertahanan Getafe dan mengubah skor menjadi 1-1.
Gol tersebut sangat penting bagi tim tamu.
Partizan mampu memasuki ruang ganti tanpa berada dalam posisi tertinggal meskipun Getafe tampil lebih agresif pada beberapa fase babak pertama.
Skor 1-1 kemudian bertahan sampai jeda.
Getafe Kehilangan Abdel Abqar
Situasi menjadi semakin sulit bagi Getafe pada babak kedua.
Abdel Abqar sudah mendapatkan kartu kuning pada babak pertama. Bek tersebut kemudian kembali mendapatkan kartu kuning pada menit ke-68 sehingga harus meninggalkan lapangan.
Getafe pun bermain dengan 10 orang.
Secara teori, kondisi tersebut memberikan keuntungan besar kepada Partizan. Tim asal Serbia mempunyai jumlah pemain lebih banyak dan masih memiliki waktu lebih dari 20 menit untuk mengejar kemenangan. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Getafe mampu menjaga organisasi permainan dan tetap memberikan ancaman ketika mempunyai kesempatan melakukan serangan.
Partizan Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain

Partizan gagal manfaatkan kartu merah Getafe menjadi salah satu cerita terbesar dalam pertandingan ini. Ketika lawan kehilangan seorang pemain, Partizan sebenarnya berada dalam posisi bagus untuk meningkatkan penguasaan bola dan memaksa Getafe bertahan semakin dalam.
Getafe memang harus melakukan penyesuaian. Namun, tim asuhan José Bordalás tetap mempunyai energi untuk melakukan transisi dan tidak sepenuhnya meninggalkan ancaman ofensif. Partizan justru gagal mendapatkan gol kedua yang seharusnya dapat mengubah arah pertandingan. Kondisi tersebut akhirnya memberikan kesempatan kepada Getafe untuk kembali menyerang pada fase akhir.
Andrés García Jadi Pembeda dari Bangku Cadangan
Keputusan memasukkan Andrés García terbukti sangat penting. Pemain tersebut masuk menggantikan Ramón Terrats pada menit ke-73. Ketika pertandingan tinggal menyisakan beberapa menit, Andrés berhasil mencetak gol yang mengubah skor menjadi 2-1.
Gol tercipta pada menit ke-87 setelah Martin Satriano memberikan assist. Momen tersebut membuat stadion kembali bergemuruh karena Getafe berhasil mendapatkan keunggulan meskipun bermain dengan 10 pemain. Situasi pertandingan berubah secara drastis. Partizan yang sebelumnya mempunyai kesempatan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain justru harus mengejar ketertinggalan.
Johan Mojica Lengkapi Kemenangan Getafe
Getafe ternyata belum selesai, Tidak lama setelah gol Andrés García, Johan Mojica mencetak gol ketiga pada menit ke-90. Satriano kembali menjadi pemberi assist. Skor berubah menjadi 3-1.
Gol Mojica melengkapi penampilan produktifnya setelah sebelumnya memberikan assist untuk gol pembuka Enes Ünal. Mojica dengan demikian mempunyai kontribusi langsung terhadap dua dari tiga gol Getafe. Partizan tidak mempunyai cukup waktu untuk memberikan respons dan pertandingan akhirnya selesai dengan kemenangan tuan rumah.
Ringkasan Gol Getafe Vs Partizan
Empat gol tercipta sepanjang pertandingan, dengan tiga di antaranya menjadi milik tuan rumah.
Rangkaian gol pertandingan adalah:
- 9′ – Enes Ünal: Getafe 1-0 Partizan.
- 43′ – Demba Seck: Getafe 1-1 Partizan.
- 87′ – Andrés García: Getafe 2-1 Partizan.
- 90′ – Johan Mojica: Getafe 3-1 Partizan.
Menariknya, dua gol kemenangan Getafe tercipta setelah mereka bermain dengan 10 pemain. Hal tersebut membuat kemenangan 3-1 terasa jauh lebih penting daripada sekadar keunggulan kandang biasa.
Martin Satriano Berperan Besar
Enes Ünal, Andrés García, dan Mojica memang tercatat sebagai pencetak gol. Namun, Martin Satriano juga mempunyai kontribusi besar pada fase menentukan pertandingan.
Satriano memberikan assist untuk dua gol terakhir Getafe. Pertama, ia membantu Andrés García mencetak gol yang membawa tuan rumah kembali memimpin. Beberapa menit kemudian, Satriano kembali memberikan assist ketika Mojica memastikan kemenangan 3-1. Kontribusi tersebut memperlihatkan bahwa pemain depan tidak harus mencetak gol untuk memberikan pengaruh besar. Dua assist dalam beberapa menit praktis mengubah posisi Getafe dalam duel dua leg.
Mojica Jadi Salah Satu Pemain Terpenting
Johan Mojica tampil gemilang bersama Getafe juga layak menjadi perhatian.
Pemain tersebut terlibat dalam gol pertama sekaligus gol terakhir. Umpannya membantu Ünal membuka keunggulan, sedangkan pada penghujung pertandingan Mojica sendiri yang mencetak gol ketiga. Penampilan tersebut menjadi semakin menarik karena pertandingan menghadapi Partizan merupakan salah satu laga penting Getafe dalam upaya kembali tampil di kompetisi Eropa.
Getafe terakhir menjalani perjalanan besar di Eropa pada musim 2019/2020. Playoff ini menjadi kesempatan untuk kembali memasuki fase utama kompetisi UEFA.
Mentalitas Getafe Menjadi Sorotan
Hasil Getafe Vs Partizan tidak hanya memberikan gambaran mengenai kemampuan menyerang tuan rumah.
Mentalitas menjadi salah satu faktor terpenting.
Getafe menghadapi beberapa situasi sulit dalam satu pertandingan. Mereka kehilangan keunggulan sebelum turun minum, kemudian bermain dengan 10 orang setelah Abqar mendapatkan kartu merah.
Alih-alih puas mempertahankan skor 1-1, Getafe justru menghasilkan dua gol.
Rangkaian momen pentingnya dapat dilihat melalui urutan berikut:
- Getafe unggul cepat melalui Enes Ünal.
- Partizan menyamakan skor melalui Demba Seck.
- Abqar mendapatkan kartu kuning kedua.
- Getafe harus bermain dengan 10 pemain.
- Andrés García membawa Getafe kembali unggul.
- Mojica mencetak gol ketiga menjelang pertandingan selesai.
Alur tersebut membuat laga ini menjadi salah satu malam Eropa yang dramatis bagi Getafe.
Partizan Punya Pekerjaan Berat di Leg Kedua
Kekalahan 1-3 belum membuat Partizan otomatis tersingkir karena playoff dimainkan dalam dua pertandingan.
Namun, mereka sekarang menghadapi pekerjaan berat.
Partizan harus mengejar defisit dua gol pada pertandingan kedua. Keuntungan mereka adalah leg kedua dimainkan di Belgrade sehingga dukungan suporter sendiri dapat menjadi faktor tambahan.
Masalah terbesar justru berada pada kegagalan memanfaatkan situasi di pertandingan pertama.
Ketika Getafe bermain dengan 10 orang dan skor masih 1-1, Partizan sebenarnya mempunyai peluang besar untuk mendapatkan hasil positif.
Mereka malah kebobolan dua kali pada fase akhir.
Getafe Belum Bisa Merasa Aman
Meski mempunyai keunggulan 3-1, Getafe tetap harus berhati-hati.
Pertandingan tandang di Belgrade berpotensi mempunyai atmosfer yang jauh berbeda. Partizan membutuhkan gol sehingga kemungkinan akan tampil agresif sejak awal.
Getafe harus menghindari kebobolan cepat.
Jika Partizan mendapatkan gol pada fase awal pertandingan, tekanan terhadap Getafe dapat meningkat karena selisih agregat langsung mengecil.
Sebaliknya, apabila Getafe mampu mencetak gol tandang lebih dahulu, tugas Partizan akan menjadi semakin berat.
Manajemen pertandingan karena itu akan sangat menentukan.
Leg Kedua Partizan Vs Getafe Digelar 27 Agustus
UEFA mencantumkan pertandingan kedua antara Partizan dan Getafe pada 27 Agustus 2026. Kali ini Partizan bertindak sebagai tuan rumah.
Getafe datang membawa keunggulan agregat 3-1.
Pemenang dari dua pertandingan tersebut akan mendapatkan tempat di fase liga UEFA Conference League 2026/2027.
Dengan keunggulan dua gol, Getafe berada dalam posisi lebih nyaman.
Namun, Partizan masih mempunyai 90 menit untuk mencoba membalikkan keadaan.
Hasil Getafe Vs Partizan pada leg pertama playoff UEFA Conference League 2026/2027 berakhir 3-1 untuk Getafe. Enes Ünal membuka skor pada menit ke-9, sebelum Demba Seck membuat kedudukan 1-1 menjelang turun minum.
Getafe kemudian kehilangan Abdel Abqar akibat kartu kuning kedua pada menit ke-68. Meski bermain dengan 10 orang, tuan rumah justru mencetak dua gol melalui Andrés García pada menit ke-87 dan Johan Mojica pada menit ke-90. Getafe kini membawa keunggulan agregat 3-1 menuju leg kedua di Belgrade pada 27 Agustus 2026.
FAQ
Berapa hasil Getafe vs Partizan?
Getafe menang 3-1 atas Partizan Belgrade pada leg pertama playoff UEFA Conference League 2026/2027.
Siapa pencetak gol Getafe melawan Partizan?
Gol Getafe dicetak Enes Ünal, Andrés García, dan Johan Mojica.
Siapa pencetak gol Partizan?
Demba Seck mencetak satu-satunya gol Partizan menjelang berakhirnya babak pertama.
Siapa pemain Getafe yang mendapat kartu merah?
Abdel Abqar harus keluar setelah menerima kartu kuning kedua pada menit ke-68.
Kapan Partizan vs Getafe leg kedua?
Leg kedua dijadwalkan berlangsung 27 Agustus 2026 dengan Partizan menjadi tuan rumah di Belgrade.















Leave a Reply